Kisah Sukses Riezka Rahmatiana Pengusaha Pisang Ijo

riezka rahmatiana pengusaha pisang ijoKisah Sukses Dari Riezka Rahmatiana Pengusaha Pisang Ijo, Untuk menjadi seorang yang sukses dalam berwira usaha memang tidaklah mudah, diperlukan perjuangan yang ekstra keras untuk menggapai suatu kesuksesan. Sebagi owner Justmine Pisang Ijo Reizka Rahmatiana pun mengalami jatuh bangun dalam mengembangkan usahanya.

Berulang kali gagal dalam berbisnis tak menyurutkan niatnya untuk menggeluti bidang kewirausahaan, diantara bisnis yang tak menuai kesuksesan yang Riezka pernah jalankan yakni bisnis kafe, booth makanan, network marketing dan hal itu membuatnya terlilit hutang yang mencekik. Hanya dengan sisia uang yang dimilikinya, Riezka memberanikana diri untuk menjual es pisang ijo asli Makassar tahun 2008 tepatnya.

Untuk mendapatkan formula yang tepat dalam bisnis pisang ijonya dia belajar langsung dari pemilik restoran Makassar, memulai bisnis hanya dengan bermodal Rp 150.000 yang dipergunakan untuk membeli bahan baku dalam membuat pisang ijo paparnya ketika dalam seminar Ernst &Young Entrepreneurial Winning Women 2013 di Jakarta. Tantangan terberat adalah justru dari kedua orang tuanya yang tak memberinya ijin untuk berjualan pisang ijo, namun Riezka tetap dalam tekadnya karena keyakinan bahwa bisnisnya akan menuai kesuksesan

Dalam kurun waktu dua bulan usahanya mulai menampakan hasil kerja kerasnya, sejalan dengan perkembangannya Riezka pun menambahkan beberapa varian rasa pada pisang ijonya seperti rasa rasa cokelat, vanila, strawberry, dan durian. Pada tahun 2009 Riezka telah

memiliki tiga cabang gerai pisang ijonya di bandung. Sistem kemitraan dikembangkan menjadi salah satu cara dalam pemberdayaanmasyarakat sekitar untuk meningkatkan pendapatan tanpa harus repot memikirkan resep makanan dan proses pembuatannya.

Kesuksesan dalam berwira usaha membuatnya mendapat ganjaran penghargaan seperti :
– The Young Entrepreneur Award,
– Top 15 Franchises Best Choice,
– Ernst & Young Entrepreneurial Wining Women 2012,

Riezka mengungkapkan untuk mendapatkan suatu kesuksesan, tidak boleh egois pada saat mewujudkan impian tersebut. “Setiap orang memiliki impian serta memiliki usaha dan sukses. Namun apabila hanya memikirkan kesenangan dan ambisi pribadi, maka usaha bisa saja hancur dan putus asa ditengah jalan. Dalam membangun usaha dengan impian dengan tujuan untuk membahagiakan keluarga, sehingga ketika

mengalami suatu kegagalan akan terus termotivasi untuk bangkit dan sukses,” pungkasnya. Serta tak melupakan ketika menjadi seorang pengusaha, maka harus banyak bergaul dengan pengusaha lainnya yang lebih dahulu meraih kesuksesan.

Editor : OPIE